Kerja Ke Taiwan - PT. PRIMA DUTA SEJATI

Kerja, Ke, Taiwan, - PT. PRIMA, DUTA, SEJATI
PT. PRIMA DUTA SEJATI - Kerja ke Taiwan merupakan salah satu usaha untuk merubah hidup. Gaji Taiwan yang besar melebihi UMR Indonesia menjadi daya tarik untuk bekerja ke Taiwan. Gaji kerja di Taiwan tahun 2020 NTD 17.000  dan ditunjang dengan gaji kerja hari minggu sekitar NTD 19.000, Untuk kurs Indonesia 8 juta lebih.

Dengan gaji 8 juta perbulan harapan merubah hidup akan tercapai. Ingin memiliki modal membuka usaha baru, ingin punya dana lebih untuk membangun atau merenovasi rumah dan juga ada yang ingin punya dana cukup untuk menyekolahkan putra putrinya ke jenjang yang lebih tinggi sampai kuliah. Pekerjaan di Taiwan khususnya untuk wanita yaitu Job Informal atau biasa di sebut PRT (Pembantu Rumah Tangga) atau PLRT (Penata Laksana Rumah Tangga) dan ada juga Job Merawat/Menjaga Orang Jompo.
 
Salah satu kemudahan kerja ke Taiwan yaitu biaya proses di Tanggung PT/Agency bekerjas sama dengan Bank Penalang. Dengan begitu calon TKI tidak perlu mengeluarkan biaya di depan untuk proses. Biaya proses nanti di potongkan dari sebagian kecil Gaji (tidak di potong semua) selama 7 bulan.

Bagi anda yang ingin kerja ke Taiwan bisa mendaftarkan diri melalui PT. PRIMA DUTA SEJATI Aman dan Terpercaya.

Informasi dan Pendaftaran Kerja Ke 
Taiwan
Melalui PT. Prima Duta Sejati
Silahkan hubungi di HP /WhatsApp : 
 

Bapak Agus / Ibu Isna.
HP/WA : 0813 5735 0768 (Simpati)

TEMPAT PENDAFTARAN DAN BLK-LN

Kerja Ke Hong Kong - PT. PRIMA DUTA SEJATI (PDS)

Kerja, Ke, Hong, Kong - PT. PRIMA, DUTA, SEJATI - PDS
PT. PRIMA DUTA SEJATI membuka pendaftaran Kerja ke Hong Kong.
Kerja ke Hong Kong merupakan salah satu usaha untuk merubah hidup. Gaji Hong Kong yang besar melebihi UMR Indonesia menjadi daya tarik untuk bekerja ke Hong Kong. Gaji kerja di Hong Kong tahun 2020 HK$ 4.630 untuk kurs Indonesia 8 juta lebih.

Dengan gaji 8 juta perbulan harapan merubah hidup akan tercapai. Ingin memiliki modal membuka usaha baru, ingin punya dana lebih untuk membangun atau merenovasi rumah dan juga ada yang ingin punya dana cukup untuk menyekolahkan putra putrinya ke jenjang yang lebih tinggi sampai kuliah. Pekerjaan di Hong Kong khususnya untuk wanita yaitu Job Informal atau biasa di sebut PRT (Pembantu Rumah Tangga) atau PLRT (Penata Laksana Rumah Tangga) dan ada juga Job Beby Sitter dan Job Merawat/Menjaga Orang Jompo.

Salah satu kemudahan kerja ke Hong kong yaitu biaya proses di Tanggung PT/Agency bekerjas sama dengan Bank Penalang. Dengan begitu calon TKI tidak perlu mengeluarkan biaya di depan untuk proses. Biaya proses nanti di potongkan dari sebagian kecil Gaji (tidak di potong semua) selama 6 bulan.

Bagi anda yang ingin kerja ke Hong Kong bisa mendaftarkan diri melalui PJTKI RESMI PT. PRIMA DUTA SEJATI Aman dan Terpercaya.

INFORMASI & PENDAFTARAN
Melalui PT. Prima Duta Sejati
Silahkan hubungi di HP /WhatsApp :

Bapak Agus / Ibu Isna.
HP/WA : 0813 5735 0768 (Simpati)

TEMPAT PENDAFTARAN DAN BLK-LN :

Kerja ke Hong Kong - PT. Prima Duta Sejati


Kerja ke Hong Kong. Niat mulia untuk merubah kehadaan hidup dalam bidang ekonimi salah satu alasan bekerja ke Hong Kong. Ingin punya modal untuk membuka usaha baru, ingin punya dana lebih untuk membangun atau merenovasi rumah, ingin punya dana cukup untuk menyekolahkan putra putrinya ke jenjang yang lebih tinggi sampai kuliah. Diantara harapan dan niat mulia itulah yang membuat banyak orang bekerja ke Hong Kong yang pendapatan gajinya lebih banyak dari UMR di Indonesia. Gaji kerja di Hong Kong tahun 2020 naik menjadi HK$ 4.630 untuk kurs Indonesia 8 juta lebih.

Pekerjaan di Hong Kong khususnya untuk wanita yaitu Job Informal atau biasa di sebut PRT (Pembantu Rumah Tangga) atau PLRT (Penata Laksana Rumah Tangga) dan ada juga Job Beby Sitter dan Job Merawat/Menjaga Orang Jompo.

Salah satu kemudahan kerja ke Hong kong yaitu biaya proses di Tanggung PT/Agency bekerjas sama dengan Bank Penalang. Dengan begitu calon TKI tidak perlu mengeluarkan biaya di depan untuk proses. Biaya proses nanti di potongkan dari sebagian kecil Gaji (tidak di potong semua) selama 6 bulan.

Bagi anda yang ingin kerja ke Hong Kong khususnya yang beralamat KTP di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah bisa mendaftarkan diri melalui Kantor PJTKI RESMI PT. PRIMA DUTA SEJATI.

Informasi dan Pendaftaran Kerja Ke Hong Kong
Bpk Agus Asrori
HP/WA : 0813 5735 0768 (Simpati)


TEMPAT PENDAFTARAN dan BLK-LN PT. PRIMA DUTA SEJATI :
NEGARA TUJUAN PT. PRIMA DUTA SEJATI  :
PT. Prima Duta Sejati yang berdiri sejak tahun 2001 yang di kenal dengan sebutan "PDS" adalah sebuah Perusahaan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta yang menempatkan Tenaga Kerja Indonesia ke Luar Negeri baik di sektor Formal maupun Informal dengan Negara Tujuan Penempatan yaitu Taiwan, Hong Kong, Singapura dan Malaysia.

PDS memiliki lagalitas yang tertuang pada SIUP NAKER : 717/MEN/2006 Visi dan Misi kami adalah menciptakan, melayani, dan menempatkan Tenaga Kerja Indonesia yang profesional dan berkualitas dengan integritas, produktivitas dan keunggulan yang kami miliki, sehingga diharapkan Tenaga Kerja Indonesia yang kami tempatkan tersebut akan mendapatkan peningkatan kesejahteraan bagi dirinya maupun keluarganya.

PDS memandang setiap calon tenaga kerja sebagai sosok individu yang berharga dan berhak untuk mendapatkan kehidupan yang bermakna. Salah satu kunci suksesnya adalah melalui pemberdayaan dan pelatihan setiap tenaga kerja untuk mencapai kualitas yang terbaik.

Sejak resmi berdiri pada tahun 2001, PDS berkomitmen untuk menjadi perusahaan pelatihan dan penempatan tenaga kerja Indonesia ke luar negeri yang baik. Saat ini PDS telah memiliki reputasi sebagai Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia yang besar dan terbaik di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sebagai perusahaan yang terpercaya dan dapat diandalkan baik di mata calon tenaga kerja dan agency di luar negeri, PDS telah menjadi tolak ukur kualitas bagi sebuah PJTKI di Indonesia.


Keuntungan Menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Luar Negeri - PT PRIMA DUTA SEJATI



Banyak hal yang perlu di ketahui tentang TKI Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja keluar negeri terutama bagi mereka yang sukses menjadi pengembara proses di antaranya melalui PT. PRIMA DUTA SEJATI  atau yang biasa di sebut PDS..

Artikel ini menjelaskan tentang keuntungan yang didapat dengan bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. 

Menurut hasil riset yang dilakukan oleh World Bank pada tahun 2016, jumlah uang yang dikirimkan ke Indonesia oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri mencapai 118 triliun rupiah. Bagaimana tidak? Jumlah TKI di luar negeri sudah mencapai 9 juta orang hingga tahun 2017 (Menurut riset World Bank) yang tersebar di beberapa negara, antara lain Malaysia, Taiwan, Singapura, Arab Saudi, Cina, dan lain sebagainya.



Faktor ekonomi dan banyaknya pihak yang memberikan penawaran, membuat mereka mau bekerja di luar negeri sebagai pembantu rumah tangga atau buruh pabrik. Jika dilihat dari berbagai kasus yang ada mengenai kondisi TKI di luar negeri, maka yang menjadi berita utama adalah tragedi-tragedi kekerasan dan ketidakadilan majikan atau pemilik usaha kepada mereka. Namun, jika ditelusuri lebih dalam ternyata banyak cerita menarik yang melatarbelakangi mereka mampu menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mengembara di negeri orang dan meninggalkan keluarga di kampung halaman. Terdapat lima fakta terkait keuntungan TKI bekerja di luar negeri.

1. TKI Mendapat penghasilan sekurangnya 3 kali lipat dari UMR daerah asal


Gaji, TKI, 3 kali, lipat, UMR

Kesempatan untuk menjadi TKI di luar negeri mendapat perhatian dan minat yang cukup tinggi dari masyarakat Indonesia yang tinggal di daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, dan lainnya (Menurut riset data BNP2TKI). Di samping adanya permasalahan dalam proses perekrutan dan pelatihan, mereka yang sukses bekerja di luar negeri mampu mengantongi sekurangnya 5 juta hingga belasan juta rupiah setiap bulannya. Hal ini tentu lebih tinggi jika dibandingkan dengan penghasilan yang diterima dari berdagang sayur, bertani, atau beternak di kampung halaman. Belum lagi bila mereka bekerja dengan atasan yang baik, mereka akan mendapatkan uang saku lebih yang sepadan dengan kinerja mereka. Kehidupan keluarga menjadi sangat terbantu dengan mereka menjadi TKI di luar negeri.

2. TKI Meningkatkan status sosial keluarga di kampung halaman



Salah satu alasan mengapa masyarakat Indonesia memiliki minat yang tinggi untuk menjadi TKI di luar negeri adalah karena dengan seiring meningkatnya status ekonomi maka status sosialnya pun juga akan naik. Penghasilan yang didapat dengan menjadi TKI di luar negeri tentu membuat keluarga senang dan bangga. Keluarga dapat membeli berbagai macam kebutuhan dari sandang hingga papan dari uang kiriman. Naiknya status sosial ekonomi pada sebuah keluarga karena salah satu anggotanya menjadi TKI di luar negeri menimbulkan perhatian positif dari orang-orang sekitar. Bagi mereka yang tidak pernah dipandang baik oleh orang lain, kesempatan menjadi TKI di luar negeri menjadi suatu keuntungan.

3. TKI Menguasai beragam kemampuan baru termasuk bahasa asing


Menetap dalam kurun waktu bertahun-tahun membuat para TKI di luar negeri beradaptasi dengan bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi di sana. Hal tersebut membuat mereka membawa pulang kemampuannya ke Indonesia. Seperti mantan TKI di Lombok Utara bernama Lina. Ia pernah bekerja lebih dari dua tahun di Taiwan dan mengantongi ilmu berbahasa mandarin yang cukup fasih. Dapat berbahasa mandarin dapat meningkatkan value dirinya. Di sisi lain, memiliki kemampuan berbahasa asing dapat membuka kesempatan baru untuk bekerja di perusahaan swasta dengan jabatan yang lebih tinggi sepulangnya ke Indonesia. Tentunya ilmu tersebut didapat karena intensitasnya berkomunikasi dengan penduduk lokal di sana.

4. TKI Memupuk jiwa nasionalisme



Apakah Anda kenal Heni Sri Sundani? Mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bekerja di Hongkong? Pengalamannya menjadi TKI di luar negeri memberikannya motivasi untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Sekarang ini, ia sukses mendirikan perpustakaan dan mengajar anak-anak petani dengan menggagas Gerakan Anak Petani Cerdas. Pengalaman menjadi TKI di luar negeri rupanya menjadi cara yang efektif untuk memupuk jiwa nasionalisme. Melalui kemampuan dan pengetahuan baru yang dimiliki di negara tersebut, para TKI pun tak jarang membagikan ilmu dan pengalaman yang mereka punya untuk berkontribusi bagi Indonesia.

5. Memperluas networking dan menambah kenalan yang dekat secara emosional


Menjadi TKI yang bekerja di luar negeri membuat adanya perasaan senasib sepenanggungan dengan para TKI lainnya. Beberapa kali pada saat libur kerja, mereka bertemu satu sama lain untuk berbagi cerita dan motivasi. Hal ini tentu memberikan dampak dalam memperluas jaringan, memperbanyak teman, dan meningkatkan semangat bekerja. Sesuatu keuntungan, ‘kan? Karena hal tersebut membuka peluang untuk mereka mendapatkan tawaran-tawaran pekerjaan lain yang sangat berguna untuk peningkatan kondisi ekonomi keluarga.

Ada cerita indah dibalik banyaknya berita buruk. Saat ini pemerintah sudah melakukan penempatan dan perlindungan kepada TKI di luar negeri sebagai usaha untuk mengantisipasi ketidakadilan dan kekerasan yang mungkin akan terjadi lagi kepada para TKI. Menjadi TKI di luar negeri memberikan sedikitnya lima keuntungan ini.

Sumber : blog.ruangguru.com

Hong Kong, Surganya TKI


Oleh: Eddy Soetjipto, Asisten UKP PBM
Membayangkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bekerja di luar negeri tetapi serasa menguasai negeri itu, barangkali kita perlu menengok Hong Kong, bekas koloni Kerajaan Inggris yang kini menjadi Wilayah Administratif Khusus Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
Memang pada hari-hari kerja, di wilayah berpenduduk sekitar 7,3 juta orang itu, tidak banyak terlihat TKI berjalan-jalan memenuhi pusat kegiatan. Namun jangan ditanya pada hari-hari libur khususnya Minggu, bisa dikatakan TKI yang bekerja di sana serasa ‘menguasai’ Hong Kong. Mereka ada di semua sudut mulai Kowloon, Central, Mongkok, dan terutama di Taman Victoria Causeway Bay, bahkan sampai ke wilayah Macao.
Jangan kaget jika pada hari Minggu itu, saat kita naik kereta massal atau Mass Transit Railway (MTR) dari segala sudut pandang akan ketemu TKI, baik yang sedang berjalan bersama-sama dalam rombongan yang besar, maupun yang berlalu lalang hanya dengan 2-3 kawannya. Usianya pun beragam, dari belasan, dua sampai tiga puluhan, hingga yang sudah masuk generasi ‘emak-emak’ sekitar 40-50 tahunan.
Soal penampilan, barangkali hanya di Hong Kong, TKI tidak kalah model dengan tenaga kerja asal negara lain seperti Filipina. Tidak sekadar baju dengan aneka model, rambut dengan bermacam warna (juga banyak yang berjilbab), tapi juga pegangan bermacam merk gadget yang umumnya dari Samsung hingga Iphone.
Sedikit yang membedakan TKI dengan tenaga asing lainnya di Hong Kong, terutama Filipina atau India, mungkin cuma bahasa. Jika bertemu tenaga kerja dari Filipina atau India, kita banyak mendengar percakapan mereka dalam Bahasa Inggris, maka ketika bertemu TKI bahasanya bermacam-macam, ada Jawa Solo, Jawa Banyumasan, sedikit Sunda, sampai Jawa Pantura.
Sorganya TKI
Dibanding dengan TKI yang bekerja di negara-negara lain, di negara-negara Timur Tengah (Saudi Arabia dan lain-lain), Brunei Darussalam, termasuk Singapura, Malaysia, Korea Selatan, atau negara-negara di Eropa dan Amerika, tampaknya TKI di Hong Kong lebih bisa mengekspresikan kenyamanannya dalam bekerja di luar negeri.
Dengan gaji resmi 4.410 dolar Hong Kong (Rp7.717.500), namun biaya hidup yang lebih rendah dibanding negara-negara penerima TKI lainnya, TKI di Hongkong lebih memiliki keleluasaan dalam mengatur keuangan, termasuk mengikuti gaya hidup modern di wilayah tersebut.
Dari sisi kebebasan, tidak ada batasan kultural atau alasan-alasan lain yang menghambat TKI mengekspresikan kebebasannya, baik kebebasan dalam berkumpul maupun kebebasan dalam mengomentari berbagai hal, termasuk membicarakan kasus korupsi para pejabat di Indonesia
Sementara di sisi lain, banyak akses yang memungkinkan TKI berkomunikasi dengan keluarganya di Indonesia, baik karena kemudahan dalam kepemilihan alat komunikasi, kemudahan berhubungan dengan kantor perwakilan pemerintah RI, maupun juga karena banyaknya akses penerbangan yang memungkinkan TKI untuk setiap saat bisa terbang kembali ke tanah air.
Tidak berlebihan, jika para TKI di Hong Kong umumnya mereka tidak sendiri saja yang bekerja di sana. Tetapi suami, adik, kakak, saudara, anak dan bahkan tetangganya juga bekerja di sana. Ini menjadikan TKI di Hongkong lebih kerasan dibandingkan dengan di negara-negara lain, karena komunitas yang mereka bangun, menjadikan mereka tidak tercerabut dari akar keluarga atau kampung halaman masing-masing.
Jadi, tidak berlebihan jika dikatakan Hong Kong adalah surganya TKI. Surga dalam pengertian, mereka mendapatkan penghasilan yang layak sebagaimana gaji TKI di negara-negara lain, tetapi di sisi lain biaya hidup yang lebih murah memungkinkan mereka memiliki simpanan atau mengikuti gaya hidup warga setempat.
Selain itu, tidak ada aturan-aturan yang membatasi TKI untuk berkumpul bersama komunitasnya, melakukan aktivitas sebagaimana warga setempat, termasuk bersama-sama melakukan aktivitas keagamaan, menyampaikan ekspresi politik, maupun aturan-aturan yang membuat mereka terbelenggu dalam rumah-rumah majikan.
Warga Hong Kong pun menurut penuturan sebagian besar TKI umumnya sangat menghargai mereka. Sedikit sekali bahkan bisa dikatakan hampir tidak ada terjadi kasus kekerasan yang menimpa TKI. Malah sejumlah TKI selain harus melaksanakan tugas-tugas harian, ada yang diberikan kesempatan sambil melanjutkan pendidikannya.
Hong Kong agaknya perlu jadi contoh negara penempatan yang beradab, manusiawi, dan menghormati harkat dan martabat TKI, dan bisa jadi benchmark Indonesia dalam menentukan negara penempatan. (****)
Artikel diambil dari : http://setkab.go.id/hong-kong-surganya-tki/

Informasi Pendaftaran TKI :
Informasi Pendaftaran Tenaga Kerja Ke Luar Negeri Melalui PT. Prima Duta Sejati khusus calon TKI beralamat KTP Jawa Timur dan Jawa Tengah "klik di sini"

Untuk informasi pendaftaran Tenaga Kerja Indonesia dari Jawa Barat, DKI Jakarta Banten dan Lampung "klik disini"

Persiapan Pendaftaran TKW dan Surat Ijin Keluarga


INFORMASI KERJA KELUAR NEGERI
Melalui PT PRIMA DUTA SEJATI
Silahkan Telpon di HP /WA :


PAK AGUS ASRORI
0813 5735 0768 (Simpati)

Sebagai Calon TKW harus memahami betul bagaimana proses menjadi tenaga kerja ke luar negeri antara lain sebagai berikut:

Menyiapkan Dokumen
  1. E-KTP (Ktp Sementara)
  2. KK (Kartu Keluarga)
  3. Ijasah
  4. Akte (Akte khusus untuk Taiwan)
  5. Paspor Lama bagi yang pernah kerja keluar negeri di tahun 2006 keatas.
    Semua Dokumen Harus Asli, jika ada salah satu dokumen yang tidak ada/hilang/belum membuat, harap di konsultasikan terlebih dahulu sebelum datang ke PT.
     
  6. Surat ijin keluarga.
    Surat ijin keluarga yang harus ditandatangani oleh orang tua/wali bagi yang belum menikah. atau suami/wali yang mendapat kepercayaan dari suami jika suami tidak ada di tempat (sedang bepergian).
    Surat ijin keluarga tanda tangan pemberi ijin bermatrei 6000 dan di stempel kelurahan.
    Jika ada permasalahan tentang surat ijin keluarga harap di konsultasikan terlebih dahulu sebelum datang ke PT.


 Barang Keperluan Yang di Bawa Ke BLK
  1. Pakaian yang digunakan selama kurang lebih 3 bulan, untuk bahawan yang digunakan celana.
  2. Hem putih untuk membuat paspor dan untuk keperluan lainnya.
  3. Tas sekolah dan alat tulis.
  4. Ikat pinggang.
  5. Obat - obatan yang biasa di konsumsi jika sakit.
  6. Serandal jepit yang beda supaya tidak mudah tertukar.
  7. Sendok makan.
  8. Sepatu karet untuk belajar / sepatu yang sederhana digunakan selama belajar di BLK.
  9. Sepatu yang bagus / pantas di bawa terbang ke negara tujuan.
  10. Boleh bawa HP.
  11. Tidak boleh bawa perhiasan Emas / barang berharga lainnya.
  12. Barang yang boleh di bawa terbang ke negara tujuan seberat 10 KG.
© Copyright 2019 PRIMA DUTA SEJATI (PDS) | All Right Reserved